ruangpakar.com
Analisa Tajam, Inspirasi Kehidupan
Inspirasi

Elegi Penulis (Ed. Yogyakarta)

Elegi Penulis (Ed. Yogyakarta)

Rumah kos dulu boleh digusur
atau dibongkar menjadi gedung menganggur
Buku bertumpuk tertinggal boleh lapuk
Ijazah SMA boleh hilang entah
Badan boleh menua, kepala botak, lalu berkubur di benteng Vredeburg tinggalan Belanda

Tapi tulisan?
cuma ia yang tidak bisa
dibongkar atau hilang
Tulisan itu Air
Tidak bisa mati
Cuma pindah wadah. 
Dari kepalaku... ke jariku... ke layar ini...
Lalu ke mata anakku entah
sepuluh duapuluh tahun nanti
Juga ke dada cucu yang lahir belum pasti
Terus menetes lagi jadi hujan di Jogja nan esti

Aku berwasiat kepada anak cucuku,
Nanti kalo aku sudah tiada,
Jangan tinggalkan solat
Jangan cari kuburanku, Le
Cari saja di antara baris ini
Aku tinggal di koma, di titik: dalam tulisan

Kini, jika Ingin kembali berasyik-masyuk
dengan asyatidz sejuk masjid Mardhiyah, Masjid Syuhada?
Putar saja nasyid Izzatul Islam juga Snada
Mau bernostalgia dengan Malioboro serta pasar buku  Shopping Center?
Putar lagu "Yogyakarta" Kla-Project
Mau ketemu indah gunung Merapi,
juga puncak garudanya?
Kenang rapat demo '98 di lerengnya, Kaliurang
Mau dengar debur ombak
di tebing Pantai Parangkusumo?
Berjaga malam dalam hening ibadah sukmo
Mau lihat pertapan pertemuan,
Sultan dengan Nyi Roro Kidul?
Olah nafas Merpati Putih tanggul
Mau bersulang dengan hujan Jogja?
Teguk air hulu sungai Code nan sejuk

Aku sudah titip semuanya dalam kata-kata
Aku tidak ninggalin harta, Nak
Aku ninggalin
cara pulang ke haribaan Tuhan Ilaahi
Caranya: ibadah, membaca dan menulis isi hati

Menulis rindu sedih biar tidak menjadi kanker
Menulis luka dalam
biar tidak menjadi dendam
Menulis lelap dengkur biar orang lain bisa tidur

Menjadi penulis forever,
Bukan biar dikenang dan tepukan tangan lelanang
Tapi biar yang hilang tetap punya rumah tak berhalang
Rumahnya di sini,
di halaman essay, cerpen, syair puisi

KA Senja Pasundan cuma sekali jalan,
ke kota Bandung selepas kuliah kebetulan
Tapi tulisan ini?
Dia bus-kotaku yang berangkat tiap detik
Membawaku balik ke Jogja kapan saja aku mau tilik

Kan kupegang pena selalu
Atau keyboard laptop smartphone
Atau air putih penyejuk raga style
di atas meja belajar Olympic imagine

Menulis terus,
Sampai Mbah Marijan dawuh ,
"Wes, Le. Cukup. Kowe wes purna kawruh ." 

Hehe... 
Forever, mulai dari satu kata lagi  
Mau nulis apa lagi sekarang? 

💧✍️ Arto'Latief 240426

Terbaru di Inspirasi
Lihat semua →
Kemudi di Balik Kabut Bandungan
Kemudi di Balik Kabut Bandungan
10 Aug 2026 · 41x
Langut Merindu Masa Lalu
Langut Merindu Masa Lalu
05 Aug 2026 · 82x
Cahaya di Balik Butiran Merah
Cahaya di Balik Butiran Merah
08 Jul 2026 · 59x
GHOSTWRITER
GHOSTWRITER
30 Jun 2026 · 149x
🌼Mimpi Bapak
🌼Mimpi Bapak
29 Jun 2026 · 611x
Evime Dönüyorum, Mas Setyo
Evime Dönüyorum, Mas Setyo
11 Jun 2026 · 1,347x
Syair Seorang Ayah (2)
Syair Seorang Ayah (2)
04 Jun 2026 · 273x
Syair Seorang Ayah
Syair Seorang Ayah
03 Jun 2026 · 217x